Apaisi buku resensi novel ketiga dari tetralogi laskar pelangi brainly co id Film ini diadaptasi da
WindaYulia, 1310721019. Skripsi ini berjudul "Tanggapan Siswa SMANegeri di Batusangkar Terhadap Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata, Tinjauan Resepsi Sastra".Penulisan skripsi ini dibimbing oleh pembimbing I Dra. Armini Arbain, M.Hum dan pembimbing II Dr. Syafril, M.Si. Penelitian ini mengambil novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata sebagai objeknya.Novel ini mengusung tema seputar
Edensor novel ketiga tetralogi Laskar Pelangi yang masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award 2007 ini berkisah tentang petualangan Ikal dan Arai di Eropa. Setelah berhasil memperoleh beasiswa ke Prancis, Ikal dan Arai mengalami banyak kejadian yang orang biasa sebut sebagai kejutan budaya.
Laskarpelangi bercerita tentang kesepuluh anak Melayu Belitung yang hidupnya susah dan penuh kemelaratan. Lintang yang 15 tahun lalu dapat menjawab seluruh pertanyaan lomba cerdas cermat dengan secepat kilat, kini duduk di kursi kumuh, kurus, dan miskin. Sang Pemimpi adalah novel kedua dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata
TANYA TENTANG; Close Menu; Homepage / harga novel laskar pelangi. Tag: harga novel laskar pelangi. Nothing Found. It seems we can't find what you're looking for. Perhaps searching can help. Search for: Post Terbaru. Translate Indonesia Ke Jawa Krama; Arti Fii Amanilah;
KisahLain Perkawinan Andrea Hirata. SURABAYA - Status pernikahan Andrea Hirata, pengarang novel laris Laskar Pelangi, terus bergulir menjadi pembicaraan hangat dan bahkan polemik. Ini setelah seorang perempuan bernama Roxana membeberkan cerita lain yang belum pernah terungkap tentang Andrea. Roxana mengaku sebagai istri Andrea.
Beranda/ Kata kunci / pertanyaan tentang novel laskar pelangi Filter dengan Status pembaruan Semua Sedang berlangsung Selesai Sortir dengan Populer Rekomendasi Rating Diperbarui Tentang Harga Diri Rindu Rinjani Optimistik Luar biasa pertumbuhan karakter Pernikahan Menantu perkotaan
ahWo5D. Kelebihan dan Kekurangan Novel Laskar Pelangi Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata telah menjadi fenomena di Indonesia dan bahkan mendapatkan pengakuan internasional. Cerita tentang perjuangan anak-anak miskin di Belitung Timur untuk mendapatkan pendidikan yang layak telah menginspirasi jutaan pembaca di Indonesia dan menjadi salah satu karya sastra Indonesia yang paling terkenal. Meskipun memiliki banyak penggemar, novel ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas kelebihan dan kekurangan novel Laskar Pelangi, sehingga pembaca dapat memahami secara lebih baik tentang karya sastra yang begitu terkenal ini. Novel Laskar Pelangi adalah novel karya Andrea Hirata yang menceritakan tentang perjuangan sekelompok anak-anak di Belitung Timur untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Novel ini memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi salah satu novel terbaik di Indonesia. Berikut adalah beberapa kelebihan dari novel Laskar Pelangi Cerita yang Inspiratif Novel Laskar Pelangi memiliki cerita yang sangat inspiratif dan memotivasi pembaca untuk berjuang mendapatkan pendidikan. Cerita ini menceritakan perjuangan sekelompok anak-anak miskin di Belitung Timur yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan. Cerita ini sangat cocok untuk dijadikan bahan motivasi untuk anak-anak yang ingin mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Karakter yang Kuat Karakter-karakter dalam novel Laskar Pelangi sangat kuat dan memiliki kepribadian yang unik. Setiap karakter dalam novel ini memiliki peran yang berbeda-beda dan sangat penting dalam mengembangkan cerita. Karakter-karakter dalam novel ini juga sangat mudah dicintai oleh pembaca, sehingga membuat pembaca merasa terhubung dengan cerita. Penggambaran yang Akurat Novel Laskar Pelangi menggambarkan kehidupan di Belitung Timur dengan sangat akurat. Andrea Hirata sangat baik dalam menggambarkan kehidupan sehari-hari penduduk Belitung Timur, termasuk bahasa dan adat istiadat mereka. Hal ini membuat pembaca merasa seolah-olah mereka sedang berada di Belitung Timur dan menjadi bagian dari cerita. Bahasa yang Indah Andrea Hirata sangat pandai dalam menggunakan bahasa yang indah dan bermakna. Setiap kata dan kalimat dalam novel ini sangat dipilih dengan baik sehingga membuat pembaca merasa terkesan dengan keindahan bahasa yang digunakan. Bahasa yang indah dalam novel ini juga membuat cerita menjadi lebih hidup dan menarik. Mendidik tentang Persahabatan Novel Laskar Pelangi juga mendidik pembaca tentang persahabatan. Cerita ini menggambarkan persahabatan yang erat antara tokoh-tokoh dalam novel ini. Cerita ini juga mengajarkan tentang pentingnya memiliki sahabat yang selalu mendukung kita dalam setiap perjuangan hidup. Kekurangan Novel Laskar Pelangi Meskipun memiliki beberapa kelebihan, novel Laskar Pelangi juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa kekurangan dari novel Laskar Pelangi Plot yang Lambat Plot dalam novel Laskar Pelangi terkadang terasa lambat dan membosankan. Andrea Hirata cenderung menggambarkan detail-detail kehidupan sehari-hari tokoh-tokoh dalam novel ini, sehingga membuat cerita terasa lambat dan membosankan pada beberapa bagian. Terlalu Banyak Karakter Novel Laskar Pelangi memiliki terlalu banyak karakter, sehingga sulit bagi pembaca untuk mengikuti setiap karakter dan peran mereka dalam cerita. Keterlaluan banyaknya karakter dalam novel ini kadang-kadang membuat pembaca kebingungan untuk mengingat siapa yang merupakan siapa dan apa perannya dalam cerita. Sedikit Terlalu Melodramatis Novel Laskar Pelangi juga terkadang terasa sedikit terlalu melodramatis, terutama pada beberapa bagian cerita yang menyoroti tentang kisah cinta. Andrea Hirata terkadang menggunakan bahasa yang terlalu berlebihan dalam menggambarkan kisah cinta antara tokoh-tokoh dalam novel ini, sehingga terasa terlalu berlebihan dan mengganggu alur cerita. Kurangnya Pengembangan Karakter Meskipun memiliki karakter yang kuat, terkadang novel Laskar Pelangi kurang dalam pengembangan karakter. Beberapa karakter dalam novel ini hanya muncul sekilas dan tidak terlalu diperhatikan, sehingga membuat pembaca kurang terhubung dengan mereka. Terlalu Idealis Novel Laskar Pelangi terkadang terlalu idealis dalam menggambarkan perjuangan pendidikan. Cerita ini menggambarkan perjuangan anak-anak miskin di Belitung Timur untuk mendapatkan pendidikan yang layak, namun terkadang terasa terlalu mulus dan tanpa rintangan yang signifikan. Kondisi sosial dan ekonomi di Belitung Timur yang sebenarnya kompleks terkadang terasa terlalu mudah diatasi dalam cerita. Kesimpulan Secara keseluruhan, novel Laskar Pelangi memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Kelebihan dari novel ini adalah cerita yang inspiratif, karakter yang kuat, penggambaran yang akurat, bahasa yang indah, dan mendidik tentang persahabatan. Namun, kekurangan dari novel ini adalah plot yang lambat, terlalu banyak karakter, sedikit terlalu melodramatis, kurangnya pengembangan karakter, dan terlalu idealis. Bagi pembaca yang mencari inspirasi dan motivasi dalam perjuangan mendapatkan pendidikan, novel Laskar Pelangi sangat cocok untuk dibaca. Namun, bagi pembaca yang lebih suka cerita dengan alur yang cepat dan sedikit karakter, novel ini mungkin kurang cocok. Meskipun begitu, novel Laskar Pelangi tetap merupakan novel yang patut dibaca dan diapresiasi sebagai karya sastra Indonesia yang berkualitas. Post Views 152 Related postsNovel Istri yang Terpaksa Kau Nikahi PDF Full EpisodeNovel Suami Dadakan Ku Ternyata Bos PDF Full EpisodeReview Laptop Gaming Axioo Pongo Performa Terbaik dengan Harga TerjangkauReview Samsung Galaxy A14 Smartphone Terbaru dari Samsung yang Menjanjikan Performa TinggiReview Xiaomi Redmi 6 ā Smartphone Berkualitas dengan Harga TerjangkauReview Realme 8 Pro Smartphone Terbaru dengan Kamera 108MP
Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi, Pendahuluan Hingga Kesimpulannya Lengkap ā Sebelum membeli buku, kebanyakan orang akan memilih untuk membaca resensinya terlebih dahulu. Resensi dimanfaatkan untuk mendapatkan gambaran singkat mengenai karya yang dibaca. Nah, sebagai referensi dalam menulis resensi buku, dalam artikel dibagikan contoh resensi novel Laskar Pelangi untuk kamu. Berikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Daftar IsiBerikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku?Apa Fungsi dari Resensi?Apa Manfaat dari Resensi?Bagaimana Cara Menyusun Resensi?Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Daftar Isi Berikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku? Apa Fungsi dari Resensi? Apa Manfaat dari Resensi? Bagaimana Cara Menyusun Resensi? Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Menjadi salah satu novel best seller, novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata hingga kini masih sering muncul ulasannya di berbagai platform media sosial. Kira-kira kamu sudah pernah membaca bukunya? Kalau belum, kamu bisa baca artikel ini hingga bagian akhir biar kamu tahu ulasannya. Novel Laskar Pelangi berlatar belakang pulau Belitong menceritakan tentang kehidupan sepuluh anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah yang penuh dengan keterbatasan. Penulis menggunakan gaya bahasa hiperbola, majas metafora, dan majas protato untuk menyampaikan ceritanya. Kamu masih penasaran tidak sama isi novel āLaskar Pelangiā? Tenang aja, kamu bisa baca sendiri untuk merasakan kesan yang berbeda dari novel tersebut, lalu kamu bisa menulis resensi sendiri. Nah, sebelum kamu mulai mengulas, kamu harus tahu dulu apa yang dimaksud resensi dan seluk-beluknya serta contohnya. Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku? Ulasan atau yang dikenal juga dengan istilah resensi secara etimologi berasal dari bahasa Belanda, yakni resentieā dan bahasa Latin recentsio, recensere, atau revidereā yang berarti mengulas kembali atau melihat kembali. Nah, dalam bahasa Inggris, resensi dikenal dengan istilah reviewā. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, resensi diartikan sebagai ulasan atau pertimbangan mengenai sebuah karya, salah satunya adalah buku. Resensi dapat dikatakan sebagai suatu bentuk tulisan artikel yang paling sederhana, di mana pembaca diasumsikan dapat melihat gambaran dari sebuah karya. Sederhananya lagi, resensi adalah tulisan yang berisi penilaian suatu karya, seperti buku, drama, lagu, film hingga karya sastra dan seni lainnya, baik dari segi isi maupun unsur kebahasaannya. Atau, resensi juga bisa diartikan sebagai teks yang berisi tentang informasi yang membahas dan mengulas mengenai karya orang lain untuk dibaca, didengar, atau ditonton oleh orang lain. Apa Fungsi dari Resensi? Teks resensi punya struktur yang membangun. Nah, berikut adalah beberapa fungsi resensi yang perlu kamu ketahui Fungsi informatif, resensi berguna untuk menginformasikan keberadaan buku atau film tertentu, sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut. Fungsi komersial, resensi berguna untuk mempromosikan produk baru untuk kepentingan komersial keuntungan materi. Fungsi akademik, resensi berguna sebagai interaksi antara penulis buku, penerjemah, editor, dan resentor dalam membentuk wacana keilmuan serta berbagi pengalaman dan sudut pandang tentang topik tertentu yang dijadikan fokus resensi. Apa Manfaat dari Resensi? Mungkin beberapa dari kamu masih ada yang bertanya-tanya terkait manfaat dari resensi itu sendiri. Manfaat utama resensi sebenarnya adalah untuk memberikan pembaca gambaran singkat mengenai karya yang dibaca. Jika dilihat dari subjek penggunaannya, resensi memiliki empat manfaat, antara lain Bagi penulis buku, resensi dibutuhkan sebagai sarana untuk mendapatkan umpan balik feedback agar ia dapat membuat karya yang lebih berkualitas lagi. Selain mendapatkan kemudahan untuk evaluasi karyanya yang sudah terbit, resensi juga memudahkan penulis untuk mengetahui antusiasme dan tanggapan masyarakat terhadap buku yang dibuatnya. Bagi penerbit, resensi bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kerjasama dengan penulis. Bagi media massa, nyatanya media juga butuh resensi dalam proses produksi buku. Hal ini karena peran media massa sebagai media untuk memperkenalkan buku kepada publik atau yang biasa dikenal dengan promosi. Melalui resensi buku, media massa tentu akan terbantu untuk mengetahui kualitas dari buku yang akan/sedang dipromosikan. Bagi pembaca khusus, resensi bisa dijadikan media dalam menguji atau mengembangkan suatu topik bagi para penulis novel, naskah, naskah, atau bahkan peneliti. Sementara itu, bagi pembaca umum, resensi dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui kualitas sebuah buku atau karya. Dengan mengetahui informasi tersebut, pembaca dapat mengetahui kelayakan karya yang diresensi tersebut. Bagaimana Cara Menyusun Resensi? Setelah mengetaui pengertian dan manfaat dari resensi, sekarang kita akan membahas cara menyusun sebuah resensi. Nah, berikut adalah tahapan-tahapannya. 1. Kenali latar belakang penulisan buku Langkah pertama yang perlu kamu lakukan sebelum menyusun resensi adalah membaca bagian pengantar di bagian awal buku yang ditulis oleh penulis buku, penerbit, atau seorang pakar. Dengan begitu, kamu bisa memiliki pengetahuan lebih dalam mengenai buku yang akan diresensi dari kacamata penulis buku, penerbit atau pakar sehingga bisa membantu menyampaikan pesan buku kepada pembaca dengan baik. 2. Membaca isi buku Tahapan selanjutnya, kamu harus membaca isi buku dari awal hingga akhir untuk mendapatkan intisari dari buku tersebut. Kamu bisa membaca dengan menggunakan teknik scanning membaca secara keseluruhan, atau bisa juga dengan menggunakan teknik skimming membaca cepat sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk membacanya. Setelah itu, kamu bisa tulis dan susun bagian penting yang akan disampaikan dalam resensi. 3. Menulis ringkasan atau sinopsis buku Buatlah ringkasan dari bagain-bagian penting yang sudah kamu susun tadi menjadi sebuah sinopsis. Nah, susunan sinopsis inilah nantinya akan dikembangkan sehingga semua aspek buku diulas secara detail namun tetap singkat. Dengan begitu, pembaca resensi dapat mengetahui gambaran cerita dari buku yang akan dibacanya. 4. Melakukan penilaian buku Lakukan penilaian terhadap buku dengan melihat keunggulan dan kelemahan buku. Bagian yang ditulis lebih dulu adalah keunggulannya dan kemudian diikuti dengan kelemahan buku. Nah, untuk menentukan keunggulan dan kelemahan buku, tentunya kamu tidak bisa asal ya! Ada aspek-aspek tertentu yang menjadi sebuah penilaian resensi, seperti aspek tema, alur cerita, penokohan atau pembangunan karakter oleh penulis, gaya bahasa yang digunakan penulis, dan sebagainya. Bagian ini akan menjadi informasi kepada pembaca lain untuk dapat mengetahui seberapa bagus kualitas buku yang diresensi. 5. Membuat sasaran pembaca buku Sasaran pembaca adalah orang-orang yang menjadi sasaran dari tujuan dibuatnya buku yang ditulis. Dalam sebuah resensi juga penting untuk menginformasikan hal ini agar buku yang diresensikan dapat dibaca tepat sasaaran. Tujuannya, agar dapat memperluas jangkauan si penulis agar karya yang ditulis dapat memberikan pengaruh yang baik dan mudah diterima oleh pembaca yang tepat. 6. Membuat kerangka resensi Sebelum menulis resensi, kamu bisa membuat kerangka resensi dengan menampilkan unsur-unsur pada struktur resensi. Kerangka resensi perlu dibuat agar kamu memiliki arahan dalam menyelesaikan resensi. Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Nah, setelah mengetahui langkah-langkah menyusun resensi, sekarang yuk lihat contoh resensi novel berikut ini sebagai referensi untuk membuat resensimu sendiri! Identitas Buku Judul Buku Laskar Pelangi Penulis Buku Andrea Hirata Penerbit Bentang Pustaka Tahun Terbit 2005 Jumlah Halaman XXXIV, 529 halaman ISBN 979-3062-79-7 Pendahuluan Laskar Pelangi adalah buku yang mengawali kisah dari Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Setelahnya Laskar Pelangi ada Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov Mimpi-mimpi Lintang. Kisah ini terinspirasi dari kehidupan nyata sang penulis, di mana saat itu ia masih bertempat tinggal di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Dalam buku ini, Andrea Hirata mengundang kita untuk menyelami kisah 10 anak dari keluarga miskin yang punya rasa semangat tinggi dalam pendidikan. Kesepuluh anak ini adalah Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan satu-satunya perempuan yaitu Sahara. Laskar Pelangi menceritakan tentang kehidupan masyarakat di daerah pedalaman Pulau Belitung yang kontras dan kaya akan sumber daya alam timahnya. Namun sayangnya, masyarakat di sana masih banyak yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Penggunaan bahasa yang beragam dengan ciri khas dan keunikannya membuat pembaca ikut tenggelam dalam kisah yang ditulis oleh penulis. Andrea Hirata juga mencoba menuangkan kultur masyarakat Melayu. Namun, juga tidak lupa menyisipi aspek sosial dan yang direpresentarsikan secara jelas dalam dialog antar tokoh. Meskipun novel ini sudah lama diterbitkan, penulis seakan menggambarkan masalah yang sangat relevan dengan Indonesia dan negara-negara di dunia. Penulis menyinggung soal kemiskinan, pendidikan, kesenjangan sosial, dan sebagainya yang tak akan pernah selesai. Isi Cerita Novel Laskar Pelangi mengangkat kisah kehidupan 10 anak dari keluarga miskin di kampung Gantung, Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki semangat juang untuk melanjutkan pendidikannya. Sebagian besar orang tua dari kesepuluh anak yang menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah Gantung bekerja sebagai penambang timah di pulau dengan perolehan kekayaan alam timah yang terbesar di dunia. Meski demikian, hal tersebut berbanding terbalik dengan taraf kesejahteraan masyarakat asli di daerah tersebut. Realitas itu harus diterima oleh seluruh masyarakat di sana, mulai dari anak-anak hingga para orang tuanya. Di balik keterbatasan yang harus mereka hadapi, baik itu dalam bentuk sarana dan prasarana maupun tenaga pendidik, anak-anak yang menjadi tokoh utama dalam novel ini tetap memiliki semangat yang tinggi dalam mengenyam pendidikan yang tengah mereka tempuh. Kesepuluh anak hebat itu di antaranya bernama Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan satu-satunya perempuan yaitu Sahara. Mereka pun dinamai oleh Bu Muslimah, guru mereka sebagai Laskar Pelangi karena mereka menyukai pelangi. Laskar Pelangi pernah membuat nama sekolahnya menjadi harum berkat prestasi murid-muridnya. Seperti kejeniusan Lintang yang menang dalam lomba cerdas cermat mengalahkan seorang guru bernama Drs. Zulfikar. Kemudian, ada Mahar yang dipojokkan karena senang dengan okultisme namun berhasil memenangkan karnaval 17 Agustus. Kesepuluh anak Laskar Pelangi selalu melewati hari-hari yang menyenangkan, menyedihkan, tertawa bersama-sama. Namun, kisah persahabatan sepuluh anak Laskar Pelangi harus berujung pada air mata. Ayah Lintang meninggal dunia dan membuat si Einstein kecilā itu harus mengalami putus sekolah. Kemudian, beranjak 12 tahun ke depan yang menceritakan Ikal pulang kampung usai berjuang di luar pulau. Kisah-kisah pada novel Laskar Pelangi dikemas dengan indah sehingga membuat pembaca ikut tenggelam dan terharu dalam ceritanya. Secara emosi, Laskar Pelangi mampu membuat pembaca merasakan semangat yang membara lewat tokoh-tokohnya. Keunggulan Buku Salah satu kelebihan dari novel Laskar Pelangi adalah menggunakan bahasa yang beragam dengan ciri khas dan keunikannya. Dari sudut pandang budaya, penulis tampak ingin mencoba menuangkan kultur masyarakat Melayu. Di sisi lain, penulis juga tidak lupa menyisipi aspek sosial yang direpresentarsikan secara jelas dalam dialog antar tokoh. Penulis juga sangatlah ahli dalam merangkai kesedihan menjadi shumor dan menjadi bahan tawa yang sangat terlihat pada dialog antar tokoh dan masyarakat Belitung. Menariknya lagi, novel Laskar Pelangi banyak memuat pesan positif akan sikap pantang menyerah, keberanian, ketekunan, ketabahan dalam memperjuangkan impian. Ada banyak sekali karakter yang bisa dijadikan sebagai teladan. Novel ini juga memberikan pelajaran moral yang baik dan makna dari sebuah kehidupan yang tidak bisa ditebak. Kekurangan Buku Penggunaan bahasa yang beragam dan khas membuat novel Laskar Pelangi sangatlah unik. Di sisi lain, bahasa yang beragam ini juga sangat sulit untuk dipahami pembaca. Selain itu, novel Laskat Pelangi juga memiliki akhir cerita yang dikatakan āmenggantungā. Mengapa demikian? Akhir cerita pada tokoh aku yang awalnya adalah Ikal, secara tiba-tiba berubah menjadi orang lain. Namun, penulis sepertinya sengaja membuat akhir cerita yang menggantung karena cerita dalam novel ini dilanjutkan pada sekuel berikutnya. Penutup Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari novel Laskar Pelangi. Mulai dari pentingnya rasa bersyukur akan pemberian Tuhan, menghargai pentingnya hidup, hingga tak menyerah dalam meraih hal yang diinginkan. Di sisi lain, novel Laskar Pelangi juga mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan sudah mengatur hidup manusia. Hal ini tercerminkan pada tokoh Lintang dikenal sangat cerdas, namun berakhir menjadi sopir truk. Dengan kata lain, kita tetap harus berusaha sekuat tenaga. Jika hal yang kita inginkan tidak terwujud, tetaplah mengucap bsyukur atas apa yang telah Tuhan tetapkan kepada kita. Novel Laskar Pelangi ini sangat bagus dibaca oleh para pelajar yang memiliki kemudahan ekonomi dalam menempuh pendidikan. Mengingat, dalam novel ini banyak sekali pesan moral, pendidikan, dan sosial yang dapat dipetik. Selain itu, novel ini juga direkomendasikan sebagai bahan bacaan para guru atau pendidik dan juga pemerintah yang mempunyai peran penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Demikianlah informasi yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu terkait contoh resensi novel Laskar Pelangi. Nah, jika kamu ingin mencari resensi buku lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana. Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta
22 09 2008 Novel Laskar Pelangi adalah novel yang sangat bagus dan sangat memberi semangat terutama bagi pelajar-pelajar Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya cukup menarik dan cukup lengkap yang dibutuhkan oleh pelajar saat ini. Para pelajar harus meniru semangat yang dimiliki oleh beberapa tokoh di novel Laskar Pelangi ini. Demikianlah pendapat saya tentang novel Laskar Pelangi bila saya melihatnya dari sudut pandang banyak orang. Saya akui bahwa nilai-nilai yang terkandung didalam novel ini sangat berguna. Tapi bagi saya pribadi, nilai-nilai yang saya tarik, khususnya nilai-nilai yang baru saya sadari ketika saya membaca novel ini hanya sedikit. Kebanyakan nilai-nilai, teladan-teladan dan ajaran-ajaran hidup sudah saya dapat ketika saya membaca Alkitab. Ketika saya membaca novel Laskar Pelangi, beberapa kali saya teringat akan ayat-ayat di Alkitab yang berbicara tentang hal tersebut. Contohnya, ketika Trapani masuk RSJ karena ketergantungan kepada ibunya, saya teringat ayat yang mengatakan bahwa jangan kita mengandalkan dalam arti menomor-satukan/menggantungkan sepenuhnya hidup orang lain selain dari Tuhan. Contoh lain, ketika SD PN kalah oleh SD Muhammadiyah, saya teringat bahwa orang sombong cepat atau lambat akan jatuh. Yang meninggikan diri akan direndahkan dan yang merendahkan diri akan ditinggikan. Meskipun nilai-nilai baru yang saya temukan tidak terlalu banyak, tapi saya akui bahwa novel ini sangat bagus untuk memberi semangat kepada banyak orang.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. RESUME NOVEL āLASKAR PELANGIāOleh Anisa SholihatJudul Laskar PelangiPenulis Andrea HirataPenerbit Bentang PustakaNovel Laskar Pelangi bercerita tentang perjuangan sepuluh orang anak dalam memperoleh pendidikan dasar di sebuah desa terpencil di Belitung. Meskipun dengan fasilitas pendidikan yang sangat minim, mereka tetap bersemangat untuk menimba ilmu. Kegigihan untuk belajar dalam segala keterbatasan itulah yang menjadi kunci utama novel ini. Motivasi yang bisa dipelajari dari tokoh Lintang dan kawan-kawan membuat kita terhenyak akan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Cerita dimulai dengan memperkenalkan sembilan tokoh laskar pelangi, yaitu Ikal, Lintang, Sahara, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani. Kemudian disusul dengan kegelisahan mereka karena SD Muhammadiyah, tempat mereka menimba ilmu terancam ditutup karena kekurangan murid. SD Muhammadiyah adalah SD islam tertua di Belitung. Bu Muslimah, selaku guru di sekolah tersebut beserta sembilan orang murid yang tersisa merasa sangat cemas. Mereka tidak mau satu-satunya sekolah yang ada di tempat itu ditutup. Akhirnya, ditengah kepanikan, datanglah Harun, seorang anak yang memiliki keterbelakangan mental dan mendaftar di SD Muhammadiyah, sehingga sekolah itu tidak jadi di tutup. Harun bak penyelamat bagi SD Muhammadiyah. Setelah itu, dimulai lah kisah selanjutnya, seperti pembagian tempat duduk, perkenalan dengan Pak Harfan dan cerita menarik lainnya, tentang kisah anak-anak laskar pelangi. Yap! Mereka menamakan diri mere laskar pelangi karena melalui hari-harinya dengan berbagai warna seperti pelangi. Suka, duka, tawa, tangis mereka lalui bersama di SD Muhammadiyah bersama guru yang sangat sabar, yaitu Bu Muslimah. Tokoh yang sangat inspiratif adalah Lintang, karena ia rela berkorban berat hanya untuk mengenyam bangku pendidikan. Jarak dari rumah ke sekolah yang sangat jauh tak menyurutkan niatnya bersekolah. Ia rela mempertaruhkan nyawanya dengan mengayuh sepeda 80 km/jam pulang pergi dari rumah ke sekolah, Lintang harus melewati danau yang di dalamnya terdapat buaya. Tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan seseorang. Lintang pun terbilang sangat cerdas, terbukti dia berhasil menjuarai lomba cerdas cermat bersama Ikal dan Sahara. Ini membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan SD lainnya dan membuat Bu Muslimah bangga. Lintang dan kawan-kawan membuktikan bahwa, bukan fasilitas yang membuat mereka cerdas dan berprestasi, melainkan kemauan dan kerja keras lah yang membuat mereka bisa menggapai sayang, Lintang yang cerdas harus berhenti sekolah karena Ayahnya meninggal dunia dan ia harus menggantikan Ayahnya menjadi tulang punggung keluarga. Tentu saja hal itu membuat anggota laskar pelangi bersedih. Cerita ditutup dengan menampilkan kesuksesan anggota laskar pelangi. Ikal akhirnya bersekolah di Paris, sedang Mahar dan teman-teman lainnya menjadi orang yang dapat membanggakan Belitung. Kesungguhan anggota laskar pelangi dalam memperoleh pendidikan patut dijadikan contoh oleh para pelajar, juga kesabaran dan ketulusan Bu Muslimah sebagai guru yang tidak menomorsatukan uang harus dijadikan teladan oleh para pengajar. Itulah sekelumit kisah motivasi dalam novel āLaskar Pelangiā yang harus diteladani oleh ANISA SHOLIHATNIM 1815142138JURUSAN PG-SDUNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Lihat Pendidikan Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. IdentitasLaskar Pelangi merupakan novel karya Andrea Hirata pertama yang diterbitkan pada tahun 2005 oleh Bentang Pustaka. Novel ini menceritakan kehidupan dan keseharian 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah di daerah Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, Buku Laskar Pelangi Penulis Andrea Hirata Penerbit Bentang PustakaKota Terbit YogyakartaTahun Terbit 2007Cetakan III Jumlah Halaman 533 HalamanSinopsisNovel ini mengisahkan tentang 10 anak Belitung yang tergabung dalam Laskar Pelangi mereka merupakan Mahar, Ikal, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Trapani, Borek, Kucai serta salah satunya perempuan ialah Sahara. Cerita ini mengisahkan tentang kehidupan di pedalaman Belitung yang kontras serta yang kaya hendak timah, tetapi masyrakatnya tidak sanggup penuhi kehidupannya tiap hari. Novel ini pula menggambarkan tentang semangat juang dari kanak- kanak kampung Belitung buat mengganti nasib mereka lewat sekolah. Sebagian besar orang tua mereka lebih bahagia memandang anak- anaknya membantunya dari pada belajar di sekolah. 1 2 3 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
pertanyaan tentang novel laskar pelangi